Langsung ke konten utama

Ketaatan

Film "Even The Almighty" kisa fiktif tentang senator Amerika Serikat byang mendapat pesan Tuhan untuk membuat bahtera. Kisahnya mirip sekali dengan kisah Nuh yang ditulis dalam kita Kejadian. Melalui film ini suasana dalam kisah Nuh yang sebenarnya seolah coba digambarkan sebagai peristiwa di masa kini.
Dikisahkan juga tentang pergumulan seorang yang menerima pesan Tuhan untuk dilakukan. Bila pesan Tuhan cukup dimengerti secara akal, mungkin tidak masalah. Namun bila pesan Tuhan tersebut nampaknyatidal logis dalam kondisi sekarang, maka pilihan ada pada kita, mau taat atau tidak.
Mengapa akhirnya Nuh dan Evan dapat taat membuat bahtera? semua dimulai dari langkah awal untuk membangun keakraban kepada Tuahn. Kenalilah kehendak-Nya setiap hari, melalui firman-Nya.
Ketaatan bukanlah ilmu yang harus dipelajari, ketaatan adalah sikap hati yang harusd imulai, dibiasakan dan dimiliki oleh setiap orang yang ingin melihat karya Tuhan yang besar didalam hidupnya.
Tuhan berikan ku hati yang taat, mata hati yang terbuka untuk melihat kuasa dan keajaiban-Mu yang hebat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tebar Pesona II

Actually, Tebar Pesona itu : be your self! Nggak ada hal yang paling membahagiakan dan memuaskan jiwa selain bisa menjadi diri sendiri.  Apa adanya.  Dengan kelebihan dan kekurangan. Jangan takut dengan diri sendiri.  Jangan takut lawan jenis nggak akanterima kamu dengan semua yang ada padamu.  Orang akan lebih menghargai orang yang menjadi diri sendiri. you're special! Tebar pesona nggak lantas jadi murahan dan bergenit-genit ria or sok macho di depan lawan jenis.  Justru kamu harus menebarkan kelebihan tanpa banting harga alias melepas harga diri.  Kamu pasti punya keunikan, bakat atau hobi yang bisa kamu kembangindan kamu akan nampak beda dari orang lain, inilah yang akan membuat kamu special. Tebar pesona, selama kamu ngga punya hasrat berlebihan dan nggak cuma dlam hak fisik aja supaya menggoda sehingga lawan jenis menilai kamu cantik, ganteng, sexy (secara fisik), dll sehingga lawan jenis jadi 'menginginkan' kamu. ...

The True Celebration

Every year we celebrate the feast of the ecclesiastical or church years. In later years the church, ecclesiastical feast is celebrated through: Advent, Christmas, Epifania, Pre Easter (Sunday Passion), Good Friday, Easter Sunday, The rise and Pentecost. The Feast of the church exists because the events of salvation history and in God through Jesus Christ for mankind and the world. Events after the events in the work of God's salvation in Jesus Christ can not be separated. These celebrations not only tradition but has a point about the work of God's salvation (the gift of God) God's love in this world. The Church celebrates the feast days as a sign of thanksgiving to God for the caring attitude, his love for man (safety) and to continue on the next generation. Not only as a tradition, not only appreciate and enforce the worship of the congregation. Similarly, the celebration-prayaan in everyday life (both personal, family, church and society or the nation). For us believers...