Langsung ke konten utama

BOLEHKAH BERSELISIH ???

  Kalau tidak ada konflik, kurang hidup. Benarkah demikian? Bahkan ayat di dalam Kisah Para Rasul ini sering dipakai sebagian orang untuk membenarkan diri jika mereka berada dalam perselisihan. Perbedaan pendapat pastilah tidak dapat dihindarkan, namun bedakan sikap kita terhadap perselisian tajam yang mengacam persatuan.
Perselisihan merupakan tanda dari ketidakdewasaan, mau menang sendiri dan tidak ada pihak yang mau mengalah. Firman Tuhan mengatakan, « Adanya saja perkara diantata kamu yang seorang tehadap yang lain telah merupakan kekalahan bagi kamu » (1 Korintus 6 :7).
Setiap perselisihan dapat diselesaikan. Jika kita selidiki hubungan yang retak antar Paulus dan Barnabas akhirnya dapat dipulihkan. Ini merupakan bukti bahwa Rasul Paulus dapat menerima kembali Markus yang merupakan sumber konflik di antara mereka (Kolose 4 :10).

POKOK DOA
Kita hidup pada zaman di mana orang semakin mudah berselisih dengan yang lain. Sepertinya sekarang ini semakin emosional. Hanya masalah yang sepele, manusia bias saling bermusuhan bahkan membunuh.
§  Berdoalah meminta kesabaran apabila hari-hari ini Anda menghadapi berbagai masalah yang dapat memancing emosi Anda.
§  Berdoahlah memohon agar damai sejahtera Allah tetap memerintah dalam hati Anda, sehingga mampu melihat sisi positif dari setiap masalah yang Anda hadapi.
§  Berdoalah untuk pemulihan hubungan yang retak.
Setiap gunung ada batas puncaknya dan setiap laut ada batas kedalamanya. Demikian juga dengan masalah itu ada batasnya.
§  Berdoalah agar Tuhan memberikan Anda kesabaran dalam menghadapi berbagai macam permasalahan.
§  Berdoalah menyatakan keinginan Anda untuk mau didewasakan melalui permasalahan yang Anda hadapi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menjadi Seperti Anak Kecil

Matius 18 :1-5 18:1 Pada waktu itu datanglah murid-murid itu kepada Yesus dan bertanya: "Siapakah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga?" 18:2 Maka Yesus memanggil seorang anak kecil dan menempatkannya di tengah-tengah mereka 18:3 lalu berkata: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. 18:4 Sedangkan barangsiapa merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga. 18:5 Dan barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku." "Sesungguhnya jika kamu tidak bertobat, ..."   (Matius 18 : 3) Yesus memaparkan dalam Matius 18, tentang siapa yang terbesar dalam Kerajaan Sorga. Yesus mengambil seorang anak kecil, menempatkannya ditenga-tenga dan mengatakan kepada para murid, jika mau menjadi yang terbesar dalam Kerajaan Sorga harus menjadi seperti anak kecil. Mengapa Yesus me...

Tebar Pesona II

Actually, Tebar Pesona itu : be your self! Nggak ada hal yang paling membahagiakan dan memuaskan jiwa selain bisa menjadi diri sendiri.  Apa adanya.  Dengan kelebihan dan kekurangan. Jangan takut dengan diri sendiri.  Jangan takut lawan jenis nggak akanterima kamu dengan semua yang ada padamu.  Orang akan lebih menghargai orang yang menjadi diri sendiri. you're special! Tebar pesona nggak lantas jadi murahan dan bergenit-genit ria or sok macho di depan lawan jenis.  Justru kamu harus menebarkan kelebihan tanpa banting harga alias melepas harga diri.  Kamu pasti punya keunikan, bakat atau hobi yang bisa kamu kembangindan kamu akan nampak beda dari orang lain, inilah yang akan membuat kamu special. Tebar pesona, selama kamu ngga punya hasrat berlebihan dan nggak cuma dlam hak fisik aja supaya menggoda sehingga lawan jenis menilai kamu cantik, ganteng, sexy (secara fisik), dll sehingga lawan jenis jadi 'menginginkan' kamu. ...