Langsung ke konten utama

My Desire

Seandainya saja mampu
bibirku 'tuk menuai kata
Niscaya hatimu khan
terkesima sebuah rahasia
rahasia s'lama ini
terpendam dalam harap
satu kumbang
merindukan bunga
Seandainya saja lagu
tubuhku mudah 'tuk
terbaca
adakah mungkin kau tetap
terima hadirnya diriku
diriku yang seolah
sekedar sahabatmu
namun sesungguhnya
inginkanmu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pujilah Tuhan Hai Segala Bangsa

 Mazmur 117 117:1 Pujilah TUHAN, hai segala bangsa, megahkanlah Dia, hai segala suku bangsa! 117:2 Sebab kasih-Nya hebat atas kita, dan kesetiaan TUHAN untuk selama-lamanya. Haleluya! "Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana." (Mazmur 90:12) Pemazmur Daud memuji Tuhan dalam seluruh kehidupannya oleh karena dia sadar bahwa segala persoalan yang dialaminya dapat diatasinya oleh karena kasih setia Tuhan. Karena alasan inilah maka Daud dalam kehidupan setiap hari tidak sedikitpun lupa untuk memuji Tuhan. Contih kehidupan Daud ini harus menjadi panutan bagi anak-anak Tuhan yang percaya dan mengakui Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Sala satu ciri kehidupan anak Tuhan adalah memuji Dia dalam segala waktu. Sadar atau tidak, seiring kita hanya memuji Tuhan pada saat tidak mengalami persoalan. Tetapi jika mengalami persoalan maka yang dilakukan adalah persungutan kepada Tuhan dengan perkataan-perkataan yang tida...

Why???

Kenapa cuma aku? Atau cuma perasaanku saja? Sepertinya ada hal yg disembunyikan Tapi apa itu? Masih menjadi pertanyaan... Tatapanmu, sikapmu..... Aku mencoba tidak peduli Namun semakin hari... semakin membuatku penasaran... Ada apa sebenarnya??? Tanyaku.... Biarlah waktu yang akan menjawabnya. Dan Tuhan yang menuntun perasaan ini.