Langsung ke konten utama

Bintang Pemandu

Laksana sukacita orang-orang dulu mengikuti bintang pemandu....
Dengan gembira mengelukan cahayanya....
memandu ke depan....
memancarkan sinar....
Kiranya TUHAN yg mulia akan lebih memandu kita kepada-Nya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tebar Pesona II

Actually, Tebar Pesona itu : be your self! Nggak ada hal yang paling membahagiakan dan memuaskan jiwa selain bisa menjadi diri sendiri.  Apa adanya.  Dengan kelebihan dan kekurangan. Jangan takut dengan diri sendiri.  Jangan takut lawan jenis nggak akanterima kamu dengan semua yang ada padamu.  Orang akan lebih menghargai orang yang menjadi diri sendiri. you're special! Tebar pesona nggak lantas jadi murahan dan bergenit-genit ria or sok macho di depan lawan jenis.  Justru kamu harus menebarkan kelebihan tanpa banting harga alias melepas harga diri.  Kamu pasti punya keunikan, bakat atau hobi yang bisa kamu kembangindan kamu akan nampak beda dari orang lain, inilah yang akan membuat kamu special. Tebar pesona, selama kamu ngga punya hasrat berlebihan dan nggak cuma dlam hak fisik aja supaya menggoda sehingga lawan jenis menilai kamu cantik, ganteng, sexy (secara fisik), dll sehingga lawan jenis jadi 'menginginkan' kamu. ...

The True Celebration

S etiap tahun kita merayakan hari raya gerejawi atau tahun-tahun gereja. Dalam tahun-tahun gereja, hari raya gerejawi dirayakan melalui: masa Advent, Natal, Epifania, Pra Paskah (Minggu Sengsara), Jumat Agung, Paskah/Minggu, Kenaikan dan Pentakosta. Hari raya gereja ada karena peristiwa sejarah penyelamatan Allah melalui dan di dalam Yesus Kristus untuk manusia dan dunia. Peristiwa demi peristiwa dalam karya penyelamatan Allah dalam Yesus Kristus tidak bisa dipisah-pisahkan. P erayaan-perayaan ini bukan hanya tradisi tapi punya maksud tentang karya penyelamatan Allah ( karunia Allah ) kasih Allah di dunia ini. Gereja merayakan hari-hari raya sebagai tanda ucapan syukur kepada Tuhan atas kepedulianNya, kasihNya pada manusia (keselamatan) dan untuk  meneruskan pada generasi berikutnya. Bukan hanya sebagai tradisi, bukan hanya menghayati dan memberlakukan dalam ibadah jemaat. Demikian pula dengan perayaan-prayaan dalam kehidupan sehari-hari ( baik pribadi, keluarga, jemaat dan masy...